Home > Religius > Pentingnya Mempelajari Perumpamaan Dalam Al-Qur’an

Pentingnya Mempelajari Perumpamaan Dalam Al-Qur’an

Allah –Subahnahu Wa Ta’ala berfirman: “Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al-Qur’an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari(nya).”
(Surat 17 Al-Israa’ (Memperjalankan Di Malam Hari) Ayat 89)

Keutamaan Iman dan Istighfar

Allah –Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: “Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al-Qur’an ini bermacam-macam perumpamaan, dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.
Dan tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman, ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan memohon ampun kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlaku pada) umat-umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata.”
(Surat 18 Al-Kahfi (Gua) Ayat 54-55)

Kandungan Dua Ayat:

– Kedua ayat ini adalah seruan untuk seluruh manusia tanpa pandang agama, suku, ras, warna kulit dan bangsa.
– Dalam Al-Qur’an banyak sekali ayat-ayat perumpamaan.
– Perumpamaan orang baik dan orang jahat, tauhid dan syirik, hakikat kehidupan dunia, halal dan haram, haq dan batil dan segala perumpamaan yang mendekatkan pemahaman kita.
– Diantara fungsi perumpamaan adalah untuk memperjelas permasalahan dengan contoh nyata agar kita semua menghayati dan memikirkannya.
– Perumpamaan yang ada dalam Al-Qur’an adalah perumpamaan untuk perkara-perkara besar dan masalah-masalah yang agung dan penting.
– Kebanyakan manusia mengingkari kebenaran dan menolak yang haq dikarenakan kebodohan, kesombongan dan keengganan mereka untuk menuntut ilmu yang bersumber dari wahyu Allah.
– Manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah padahal tidak selayaknya mereka melakukan hal itu, yang demikin ini dikarenakan pembangkangan dan pengingkaran serta tidak adanya iman dan kurangnya ilmu mereka.
– Apabila manusia tidak mau beriman padahal telah datang kepada mereka petunjuk untuk membedakan yang haq dan batil dan telah datang pula kepada mereka keterangan-keterangan yang jelas akan tetapi mereka tetap menolaknya dengan kedzaliman dan kesombongan pastilah datang kepada mereka Sunnatullah.
– Sunnatullah adalah hukum Allah kepada umat-umat terdahulu yang tidak mau beriman yaitu dengan memberikan peringatan akan turunnya adzab atau Allah langsung mengadzab mereka apabila mereka tidak memohon ampunan dan taubat kepada Allah.
– Ayat ini menganjurkan kepada kita semua agar beriman dan selalu beristighfar memohon ampunan kepada Allah dan selalu taubat kepadaNya agar kita selamat dari adzab dan bencana.
– Apabila adzab telah datang maka tak ada satupun yang mampu menolaknya.

Categories: Religius
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: